WINBOX BANDWIDTH MANAGEMENT TERMUDAH UNTUK PEMULA

Image

LIMIT DOWNLOAD VERSI TERBARU LEBIH MANTAB

1. Buat Conn Mark
WINBOX > IP > FIREWALL > MANGLE>

[+] ADD NEW
chain = Prerouting
protocol = TCP(6)
src Port = 21,80 ( umumnya download ambil dari port 80 dan 21 ( http dan ftp ) )
in interface = ETHER 1
(masuk ke TAB advance)
connection bytes = 262146-4294967295 ( artinya batas file ter kecil yang kena filter 256kb)
(masuk TAB action)
Action = mark connection
New Connection Mark = Download
Passtrough = [V] <- centang2. Buat Packet Mark
[+] ADD NEW
chain = Prerouting
in interface = ETHER 1
Connection Mark = Download
(masuk TAB action)
Action = mark packet
New Packet Mark = Download

3. Buat Queue Type
WINBOX > QUEUES > QUEUE TYPES
[+] ADD NEW
name = shape
kind = pcq
( pindah tab setting )
rate = 256000 <- kita batasi Download hanya di 256kbps…
limit dan total limit biarin tetep..
clasifier = src. Address [v] <– centang

4.Buat Queue Tree

WINBOX > QUEUES > QUEUE TREE
[+] ADD NEW
name = Download
parent = global in
packet mark = Download
queue type = shape
max limit = 256000

add chain=prerouting in-interface=Public

prerouting adalah mangle dengan parameter berdasar sumber, jadi ketika anda menerapkan rule saya, mangle tersebut hanya mengenali ip sumber ( src address ) yang masuk dari interface publik.

sedangkan forward itu mangle dengan parameter berdasar sumber dan tujuan. jadi bisa diterapkan untuk mengenali ip sumber ( src address ) dan tujuan ( dst address )

istilahnya gampangnya:
prerouting itu from who ? sedangkan
forward itu from who forward to who? lain lagi postrouting
postrouting itu to who? global in bisa digunakan apabila parameter yang akan kita filter adalah segala sesuatu yang masuk ke mikrotik.
global out bisa kita gunakan apabila kita akan memfilter segala sesuatu yang keluar dari mikrotik.

Thanks to http://c1p1.wordpress.com/

Shutdown atau mematikan komputer melalui IP Addres

Berikut ini saya akan memberikan trik atau cara mematikan pc melalui lan/ ip address pada warnet,.. atau mau jailin teman yg lagi main…

Caranya:
1. Pada komputer, klik Start -> Run, di kotak isian tersebut temen2 isikan “cmd” (tanpa tanda petik )

2. Setelah itu muncul kotak berwarna hitam, di situ temen2 ketikan SHUTDOWN.EXE (spasi) -i (spasi) -m
Contoh: Shutdown.exe -i -m lalu kamu tekan Enter

Image

4. Maka akan muncul kotak di samping yang bernama “Remote Shutdown Dialog”

Image

5. Temen2 klik “ADD” -> untuk menambahkan IP target or nama target di LAN, atau temen klik “Browse” untuk mencari otomatis

6. Temen2 bisa tentuin yang enaknya buat ngusilin komputer orang itu, apakah di shutdown, restart, or Log off.

7. Tentukan time yang pas buat deat time-nya komputer itu beraksi 😉

8. Temen2 bisa tambakan other (planned), ini dimaksudkan agar si user lawan mengira kalo ini ulah server yang lagi maintenance

9. Kirim kan pesan terakhirmu ke komputer orang di COMMENT Contoh :
Contoh:
Hai boleh kenalan ngak? / komputer anda sedang di bajak,…!!! wkwkwwk :p

Blok Situs Bokep / Porno Dengan DNS static Pada Mikrotik

Methode: Memanfaatkan kemampuan regex (regular expression) pada DNS static entries.
Ini bukan content filtering yang bisa ngeblok sampai pada url yang di minta client.

langsung aja GPL dah gak pake Foreplay nih … hehe

Masuk pada menu “IP => DNS” masukkan kata-kata yang ngak disuka, belokkan ke alamat IP yg disenangi.
Format yang dimasukkan: “titik bintang [kata yg ngak di suka] titik bintang”. Btw, ane ngak berhasil memasukkan regex yang komplex semisal: “.*p0rn.*|.*s3xy.*”

[admin@MikroTik] /ip dns static> print
Flags: D – dynamic, X – disabled, R – regexp
# NAME ADDRESS TTL
0 R .*redtube.com 64.233.181.104 1d
1 R .*tube8.com 64.233.181.104 1d
2 R .*porn.* 64.233.181.104 1d
3 R .*17tahun.* 64.233.181.104 1d
4 R .*sex.* 64.233.181.104 1d
5 R .*teen.*com 64.233.181.104 1d
6 R .*xxx.* 64.233.181.104 1d
7 R .*pussy.* 64.233.181.104 1d
8 R .*red.*tube.* 64.233.181.104 1d
9 R .*adult.* 64.233.181.104 1d
10 R .*babes.* 64.233.181.104 1d
11 R .*mature.* 64.233.181.104 1d
12 R .*blonde.* 64.233.181.104 1d
13 R .*amateur.* 64.233.181.104 1d
14 R .*model.* 64.233.181.104 1d
15 R .*cewek.* 64.233.181.104 1d
16 R .*s3xy.* 64.233.181.104 1d
17 R .*erotica.* 64.233.181.104 1d
18 R .*erotik.* 64.233.181.104 1d
19 R .*voyeur.* 64.233.181.104 1d
20 R .*xx.* 64.233.181.104 1d
21 R .*nudist.* 64.233.181.104 1d
22 R .*nude.* 64.233.181.104 1d
23 R .*lolita.* 64.233.181.104 1d
24 R .*bugil.* 64.233.181.104 1d

[admin@MikroTik] /ip dns static>
conto di atas di belokin ke google soalnya ip 64.233.181.104 adalah ip google, kalo mau dipindahin ke yang laen terserah tinggal ganti aja IP nya okai…

Memperbaiki Windows Explorer yang Error

nih kalo di windows nongol pesen kaya model bgini nih…

itu brarti explorer nya ada yg rusak…

Langsung aja Bnerin gak pake mikir nih caranya :

  • Tutup semua program yang aktif.
  • Klik kanan My Computer —-> Pilih Properties.
  • Pilih tab Advanced —> dibawah menu Performance klik tombol Setting

  • Setelah keluar kotak dialog  box Performance Option lalu pilih tab Data Execution Prevention.

  • Pilih Turn on DEP for all programs and services except those I select.
    Jika anda sudah melihat Windows Explorer klik checkbox Windows Explorer lalu pilih OK.
  • Jika Windows Explorer belum terlihat klik tombol Add : lalu browse (pada umumnya windows explorer terletak pada C:\WINDOWS\explorer.exe) lalu jalankan langkah no.4
  • setelah tombol OK di klik keluar dialog box yang menyatakan setting yang barusan kita lakukan akan memberi efek setelah komputer direstart.
  • Klik OK lalu restart komputer anda.

Nah kalo ude selesai semua itu brarti ude gak ada masalah lagi sama explorernya…

selamat mencobaa….

Memperbaiki Windows yang tidak Mau Booting / gagal booting / Restart

kadang-kadang suka ngeselin kalo gak mau booting windows padahal perangkat gak rusak.langsung aje gak pake mikir Ini adalah 10 cara yang dapat anda coba jika hal ini terjadi pada anda:

1. Gunakan Windows Startup Disk
Salah satu hal pertama yang harus anda cari adalah Windows startup disk. Floppy disk ini akan sangat berguna jika masalahnya terletak pada file yang digunakan OS untuk memulai Windows yang ternyata rusak.

Untuk membuat sebuah startup disk, masukkan sebuah floppy disk pada komputer lain yang Windows XP-nya berfungsi dengan baik, buka My Computer, klik kanan pada icon floppy disk dan pilih Format. Pada dialog box Format, jangan ubah settingnya dan klik Start. Setelah selesai diformat tutp dialog box Format dan kembali ke My Computer. Dobel klik ikon drive C utuk masuk ke root directory dan kopi ketiga file ini ke floppy disk.

1. Boot.ini
2. NTLDR
3. Ntdetect.com

Setelah anda selesai membuat Windows startup disk, masukkan floppy disk ini ke floppy drive komputer yang Windows XP-nya ingin diperbaiki dan tekan [CTRL][Alt][Delete] untuk me-reboot komputer.

2. Gunakan Fitur “Last Known Good Configuration”
Anda juga bisa mencoba melakukan boot dengan fitur Last known Good Configuration. Fitur ini menggantikan konten dari CurrentControlSet registry key dengan sebuah backup copy yang terakhir kali digunakan untuk memulai OS dengan baik.

Restart komputer anda dengan menekan [Ctrl][Alt][Delete], ketika anda melihat tulisan ?Please select the operating system to start? atau terdengar bunyi beep, segera tekan [F8] untuk menampilkan menu Windows Advanced Options. Pilih Last Known Good Configuration dari menu dan tekan [Enter]. Harus diingat bahwa anda cukup mencobanya sekali saja, dengan kata lain jika cara ini tidak menghidupkan kembali Windows XP anda berarti backupcopynya juga telah korup.

3. Gunakan System Restore
System Restore adalah sebuah aplikasi yang terus mengawasi perubahan pada komponen penting sistem. Ketika suatu perubahan penting dilakukan, System Restore akan membuat backup copy yang disebut restore points dari komponen penting sistem sesaat sebelum perubahan itu dilakukan. Konfigurasi default dari System Restore adalah membuat restore points setiap 24 jam.

Restart komputer anda dengan menekan [Ctrl][Alt][Delete], ketika anda melihat tulisan ?Please select the operating system to start? atau terdengar bunyi beep, segera tekan [F8] untuk menampilkan menu Windows Advanced Options. Pilih Safe Mode dan tekan [Enter]
Setelah Windows XP masuk ke Safe Mode, klik Start, pilih All Programs | Accessories | System Tools dan pilih System Restore. Karena anda sedang dalam Safe Mode maka pilihan yang tersedia hanya Restore My Computer To An Earlier Time, jadi klik Next dan ikuti prosedur wizard-nya.

4. Gunakan Recovery Console
Jika kerusakannya ternyata cukup parah maka anda harus menggunakan CD Windows XP untuk mengakses sebuah tool yang dinamakan Recovery Console.

Masukkan CD Windows XP dan tekan [Ctrl][Alt][Delete]. Setelah sistemnya melakukan boot dari CD (setting BIOS dan set agar boot dari CD terlebih dahulu), maka cukup ikuti langkah-langkahnya untuk menjalankan file-file yang dibutuhkan untuk Setup. Ketika anda melihat layar Welcome To Setup seperti di Gambar A, tekan R untuk memulai Recovery Console

Kemudian muncul menu Recovery Console, seperti pada Gambar B. Menu ini menampilkan folder yang berisi file-file OS dan meminta anda untuk memilih OS yang ingin anda akses. Cukup tekan angkanya dan anda akan diminta untuk memasukkan password adminstrator. Anda kemudian akan dibawa ke prompt Recovery Console.

5. Memperbaiki Boot.ini Yang Rusak
Pada saat OS Windows XP mulai berjalan, program Ntldr melihat file Boot.ini untuk menntukan dimana file-file OS berada dan opsi mana yang harus diambil sementara OS terus berjalan. Jadi jika file Boot.ini bermasalah maka Windows XP tidak akand dapat melakukan boot dengan benar.

Jika anda mencurigai bahwa Windows XP anda tidak bisa boot karena file Boot.ini yang rusak, maka anda bisa menggunakan versi khusus Recovery Console dari tool Bootcfg. Tentu saja anda harus terlebih daulu melakukan boot pada sistem anda dengan CD Windows XP dan mengakses Recovery Console seperti pada cara nomor 4.

Untuk menggunakan tool Bootcfg, dari coomand prompt Recovery Console ketik

Bootcfg /parameter

Gantilah /parameter dengan salah satu parameter dibawah ini
/Add — Memindai disk untuk semua instalasi Windows dan memperbolehkan anda untuk menambahkan yang baru pada file Boot.ini
/Scan — Memindai disk untuk semua instalasi Windows
/List — Daftar setiap entry pada file Boot.ini
/Rebuild — Membuat kembali file Boot.ini secara total dimana pengguna harus mengkonfirmasi setiap langkahnya.
/Redirect — Mengalihkan proses boot ke sebuah port ketika menggunakan fitur Headless Administration. Redirect parameter-nya membutuhkan dua parameter, [Port Baudrate] | [UseBiosSettings].
/Disableredirect — Mematikan pengalihan.

6. Memperbaiki Partition Boot Sector Yang Rusak
Partition boot sector adalah bagian kecil dari partisi hard disk yang berisi informasi tentang system file OS (NTFS atau FAT32), sebuah program bahasa mesin yang krusial untuk membantu menjalankan OS.

Jika anda mencurigai bahwa Windows XP anda tidak bisa melakukan boot karena partition boot sector yang rusak, maka anda bisa menggunakan sebuah tool Recovery Console khusus yang disebut Fixboot. Lakukan boot dengan CD Windows XP untuk mengakses Recovery Console seperti pada cara nomor 4.

Untuk menggunakan tool Fixboot , pada command prompt Recovery Console ketik:

Fixboot [drive]:

Dimana [drive] adalah huruf dari drive yang ingin anda perbaiki partition boot sector-nya.

7. Memperbaiki Master Boot Record Yang Rusak
Master boot record bertanggungjawab untuk memulai prosedur boot Windows, didalamnya terdapat master boot code yang berfungsi untuk mencari partisi aktif atau bootable pada partition table. Jika master boot record mengalami kerusakan maka partition boot sector tidak akan bekerja dan Windows tidak akan bisa boot.

Jika anda mencurigai bahwa Windows XP anda tidak bisa melakukan boot karena master boot record yang rusak, maka anda bisa menggunakan sebuah tool Recovery Console yang disebut Fixmbr. Lakukan boot dengan CD Windows XP untuk mengakses Recovery Console seperti pada cara nomor 4.

Untuk menggunakan tool Fixmbr, pada command prompt Recovery Console ketik:

Fixmbr [device_name]

Dimana [device_name] adalah device pathname untuk drive yang ingin anda perbaiki master boot recoed-nya. Contoh device pathname untuk drive C:

\Device\HardDisk0

8. Mematikan Automatic Restart
Ketika Windows XP mengalami fatal error, maka default setting untuk mengatasi error tersebut adalah dengan otomatis melakukan reboot pada system. Jika error tersebut terjadi pada saat Windows XP sedang melakukan boot, maka OS akan terjebak untuk terus menerus melakukan reboot. Jika hal ini terjadi, maka anda harus menonaktifkan pilihan Automatic Restart On System Failure.

Ketika Windows XP mulai melakukan boot dan anda melihat tulisan ?Please select the operating system to start? atau terdengar bunyi beep, segera tekan [F8] untuk menampilkan menu Windows Advanced Options. Pilih Disable The Automatic Restart On System Failure dan tekan [Enter]. Windows XP akan berhenti ketika mengalami error dan mungkin akan menampilkan pesan yang dapat anda gunakan untuk mendiagnosa masalahnya.

9. Memulihkan Dari Backup
Jika kelihatannya anda tidak bisa memperbaiki sistem Windows XP anda yang tidak bisa boot dan anda memiliki backup yang belum terlalu lama, maka anda bisa memulihkan sistemnya dari backup tersebut. Metode yang harus digunakan untuk memulihkan sistemnya tergantung dari backup utility apa yang anda gunakan, jadi anda harus mengikuti instruksi utility tersebut dalam melakukan pemulihan sistem.

10. Melakukan Upgrade
Jika anda tidak bisa memperbaiki sistem Windows XP yang tidak bisa boot dan anda tidak memiliki backup, maka anda bisa melakukan upgrade. Hal ini akan me-reinstall Ps ke folder yang sama, seperti anda emngupgrade dari suatu versi Windows ke versi lainnya. Sebuah upgrade biasanya akan menyelesaikan semua atau sebagian besar masalah boot pada Windows.

Masukkan CD Windows XP anda, lakukan restart dan boot dari CD tersebut. Anda akan melihat layar Windows XP Setup (seperti pada gambar A). Tekan [Enter] untuk memulai prosedur Windows XP Setup. Anda akan melihat halaman License Agreement dan tekanlah [F8] untuk menyetujuinya. Setup kemudian akan memindai hard disk untuk mencari instalasi Windows XP yang sebelumnya. Ketika ia menemukannya, anda akan melihat layar Windows XP Setup yang kedua seperti pada gambar C.

Layar ini akan meminta anda untuk menekan R untuk memperbaiki instalasi yang dipilih atau [Esc] untuk menginstall kopi Windows XP yang baru. Dalam kasus ini, melakukan perbaikan pada Windows XP akan sama saja dengan melakukan upgrade, jadi anda harus menekan R. Setup kemudian akan memeriksa disk drive pada sistem dan mulai melakukan upgrade.

Ingatlah bahwa setelah anda melakukan upgrade atau perbaikan instalasi maka anda harus menginstall ulang semua update Windows.

Blok Facebook di Mikrotik

Login mikrotik

#Pilih Ip > webproxy > web proxy setting

#centang enable
#port isi 8080
#Cache administrator isi bebas
#centang cache on disk
#max client ganti 1200
#max server ganti 1200
#Centang always from cache
#TOS ganti 12

#Klik tanda + nongol web proxy rule

#dsthost isi alamat yg akan di blok
#action isi deny

#kemudian pilih IP > Firewall > NAT
#klik tanda + nongol NAT rule

#kemudian pilih IP > Firewall > NAT
#klik tanda + nongol NAT rule
#chain : dstnat
#src addres : IP dhcp client disni gw pake 192.168.0.0/24
#protocol : 6 tcp
#dst port : 80
#in interface : LAN
#action : redirect
#to port : 8080

#kemudian pindah ke tab Firerules klik + akan nongol new firewall rule

#Chain : input
#src.addres : 0.0.0.0/0
#protocol : 6 tcp
#dst port : 8080
#in interface : pppoe-out1
#Action : drop

oke selesai selamat mencoba yaa…

Thanks to Stefanus Galih Unantyo and Murray

Mengganti CD key Windows XP

Berikut adalah cara mengganti CD key yang aktif pada Windows XP. Hal ini biasanya diperlukan ketika kita hendak memasang aplikasi update dari Microsoft (misal Windows Media Player 11) yang membutuhkan validasi “keaslian” Windows kita.

  1. Buka Registry Editor untuk menonaktifkan aktifasi produk :
  2. Start > Run > Regedit

  3. Segera ke direktori:
  4. HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\WPAEvents

    lalu klik pada OOBETimer dan ganti FF menjadi 00

    Kemudian reaktifasi dengan CD key yang baru,

    Start > Run > C:\WINDOWS\system32\oobe\msoobe.exe /a

  5. Pilih Activate Windows lalu Change Product key dan masukkan CD-Key baru.